Sabtu, 03 Maret 2012

Frekuensi Nada = Frekuensi Manusia

Musik yang kita dengar menimbulkan rasa bahagia maupun sedih bahkan dapat menimbulkan amarah. Bagaimana Musik dapat mempengaruhi emosi manusia?
Tubuh manusia merupakan mikrokosmos dari alam semesta yang makrokosmos. Apa yang terjadi di alam semesta, semuanya saling berhubungan. Musik merupakan bagian dari alam semesta, 12 nada Musik merupakan nada dari planet-planet yang ada pada solar sistem. 
Manusia terdiri dari energi, dalam tubuh kita terdapat gelombang-gelombang elektromagnetik yang akan merespon gelombang energi lain. Musik adalah rangkaian nada-nada yang terdiri dari gelombang suara. Saat tubuh manusia mendengar Musik, maka energi dalam tubuh akan memberi respon. Pythagoras menghitung frekuensi nada-nada yang tepat dengan energi tubuh yang disebut dengan CAKRA. 

Bagian paling bawah, yang disebut Root Cakra-Muladhara, berwarna merah, merupakan nada C4.memiliki sifat; bersemangat, percaya diri dan penuh keberanian.
Sacral Cakra-Swadhisthana, berwarna oranye, merupakan nada D, bersifat; kebahagiaan, penuh keyakinan dan kaya akan ide.
Solar Plexus Cakra-Manipura, berwarna kuning, merupakan tone E,bersifat; bijaksana, jujur dan memiliki harga diri.
Heart Cakra-Anahata, berwarna hijau, merupakan nada F,bersifat; penuh kasih sayang, memiliki keseimbangan dan dapaty mengendalikan diri.
Throat Cakra-Visuddha, berwarna biru, merupakan nada G, bersifat; penuh pengetahuan, berhubungan dengan kesehatan dan komunikasi.
Brow Cakra-Ajna, berwarna indigo, merupakan nada A, bersifat; intuitif, penuh pemahaman.
Crown Cakra-Saharara, berwarna ungu, merupakan nada B, bersifat; memiliki keindahan, kreatifitas dan inspiratif.

Tidak mengehrankan mengapa Musik begitu dekat dengan perasaan/mood seseorang. Musik mampu mengungkapkan lebih dari hanya sekedar kata-kata.    

Tidak ada komentar: